Tumbuh Kembang Anak Usia Dini

Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Anak

 

Tahukah, Anda? Pertumbuhan dan perkembangan pada anak usia dini memiliki pengertian yang berbeda. Jika pertumbuhan bersifat kuantitatif yang biasa kita lihat melalui angka, maka perkembangan bersifat kualitatif yang biasa kita lihat melalui perilaku anak. Pertumbuhan dapat dipantau dari berat badan, tinggi badan, dan banyaknya kosa kata yang mampu dikuasai oleh anak usia dini. Sedangkan perkembangan merupakan perubahan struktur dan fungsi suatu organ, yang meliputi cara memecahkan masalah dan kemampuan berkomunikasi secara verbal. Nah, dengan mengetahui perbedaan antara tumbuh dan kembang, maka Anda bisa memberikan stimulasi dan pembelajaran yang tepat dan sesuai, agar pertumbuhan dan perkembangan anak bisa dicapai secara optimal.

 

Cara meningkatkan pertumbuhan pada anak, bisa dilakukan dengan memberikan gizi yang cukup dan seimbang agar berat badan dan tinggi badan anak sesuai dengan usianya. Cara menstimulasi jumlah kosa kata yang bisa dikuasai oleh anak usia dini adalah dengan memberikan stimulasi seperti meningkatkan intensitas percakapan dengan anak atau membacakannya buku cerita.

 

 

Hal-Hal yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini

 

Setiap anak memiliki derajat kepekaan yang berbeda dalam menerima rangsangan, karena pertumbuhan dan perkembangan anakusia dini dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu:

 

Kebutuhan fisik-biologis (ASUH)

 

Kebutuhan ini meliputi gizi (pangan), perawatan kesehatan dasar (pemberian ASI, imunisasi, mengikuti Posyandu, pengobatan saat anak sakit), tempat tinggal (papan) yang layak, pakaian (sandang), kebersihan lingkungan, ruang untuk bergerak dan bermain, kebugaran fisik, rekreasi, dan lain-lain. Kebutuhan fisik-biologis ini akan memengaruhi pertumbuhan fisik anak, otak, alat indera, dan alat gerak yang mengembangkan kecerdasan.

 

Kebutuhan emosi atau kasih sayang (ASIH)

 

Di tahun-tahun pertama kehidupananak usia dini, hubungan yang erat, mesra, dan penuh kasih sayang antara orang tua dan anak menjadi syarat mutlak keberhasilan tumbuh kembang anak baik secara fisik, mental, maupun psikososial. Sehingga peran dan kehadiran ibu sebagai pengasuh utama akan menciptakan rasa aman bagi anak usia dini. Kebutuhan kasih sayang anak selalu berkaitan dengan rasa aman dan nyaman, rasa dilindungi, rasa diperhatikan dan dihargai, juga didengarkan. Kebutuhan ini memiliki pengaruh yang besar pada kemandirian dan kecerdasan emosi anak ke depannya.

 

Kebutuhan stimulasi mental (ASAH)

 

Stimulasi mental merupakan dasar untuk proses pendidikan dan pelatihan pada anak usia dini. Kebutuhan ini terdiri dari berbagai permainan untuk merangsang semua indera, gerakan kasar dan halus, berkomunikasi, mengelola emosi-sosial, mandiri, serta kemampuan berpikir dan berkreasi.

 

 

Tips Mengawal Tumbuh Kembang Anak

 

Penuhi Kebutuhan Gizi Anak

 

Kelengkapan gizi merupakan faktor penting untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Pastikan bahwa gizi yang diberikan pada anak sudah cukup dan sesuai dengan kebutuhannya. Usahakan untuk memberi ASI sampai dengan 2 tahun, dan lengkapi dengan makanan pendamping yang seimbang.

 

Beri stimulasi yang tepat

 

Stimulasi dapat diberikan dengan cara memberikan permainan yang sesuai dengan usia anak. Beri anak ruang untuk mengeskplorasi lingkungannya agar mencapai tumbuh kembang yang optimal.

 

Hadirlah untuk anak

 

Tumbuh kembang anak juga dipengaruhi oleh kehadiran orang tua. Orang tua perlu hadir secara fisik dan psikis. Kedekatan antara orang tua dan anak akan membantunya untuk tumbuh dengan baik dan optimal.

 

Pengertian tumbuh dan kembang memang berbeda, tapi saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan. Kedua proses ini adalah tahapan yang harus dilalui anak untuk proses mencapai usia dewasa.

 


Komentar